
Kunjungan Kerja Kepala BMKG Beserta Jajaran Pimpinan ke Palangka Raya, Tinjau Layanan Operasional di Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut
Palangka Raya, 9 Agustus 2026 – Kepala BMKG beserta jajaran melakukan peninjauan di Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan layanan Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut tetap berkualitas, baik Layanan Meteorologi Penerbangan, Meteorologi Publik serta Layanan Klimatologi untuk Stakeholder dan Masyarakat di Kalimantan Tengah. Pada Kunjungan perdana ini, Kepala BMKG yaitu Bapak Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D. didampingi oleh Bapak Guswanto, M.Si. selaku Sekretaris Utama, Bapak Dr. Andri Ramdhani, M.Si. selaku Plt. Deputi bidang Meteorologi, serta Bapak Dr. Hartanto, S.T., M.M. selaku Plt. Direktur Instrumentasi dan Kalibrasi.
Pada kegiatan pertama, Kepala BMKG melakukan peninjauan ke Taman Alat Meteorologi untuk memeriksa Alat Operasional Utama (Aloptama) Meteorologi serta Alat pengamatan Kualitas udara. Selanjutnya Kepala BMKG beserta jajaran mengunjungi gedung operasional Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut untuk meninjau kegiatan Observasi cuaca yang dilakukan oleh Observer serta kegiatan prakiraan cuaca yang dilaksanakan Forecaster, serta pemantauan kondisi Aloptama yang diawasi oleh Teknisi.
Pada Bidang Observasi, petugas Observer melaksanakan pengamatan cuaca permukaan (Synoptik) serta pengamatan cuaca penerbangan. Kemudian pada bidang prakiraan cuaca, petugas prakirawan on duty menjelaskan produk prakiraan cuaca penerbangan serta produk prakiraan cuaca untuk publik, seperti prakiraan cuaca harian, prakiraan cuaca 3 harian, dan prakiraan cuaca mingguan. Tidak lupa Kepala BMKG bertanya terkait peran Sta.Met Tjilik Riwut dalam diseminasi informasi cuaca kepada masyarakat Kalimantan Tengah. Prakirawan on duty kemudian menjelaskan terkait alur diseminasi tersebut dengan menggunakan media Radio Republik Indonesia (RRI) Kalteng serta Televisi Republik Indonesia (TVRI) Kalteng. Siaran kepada RRI Kalteng dilakukan sebanyak 6 kali, dengan format 3 kali siaran pada pagi hari dan 3 kali pada sore hari. Kemudian untuk informasi prakiraan cuaca harian akan dikirimkan kepada pihak TVRI pada pagi hari untuk kemudian disiarkan pada sore harinya, prakiraan ini merupakan prakiraan cuaca untuk esok hari. Prakirawan on duty juga menjelaskan terkait peran dalam informasi Kebakaran hutan dan Lahan (Karhutla), peran Sta.Met Tjilik Riwut yaitu menyampaikan jumlah titik api (Hotspot) harian yang tersebar di Wilayah Kalimantan Tengah untuk dilaporkan kepada Stakeholder terkait.
Berikutnya, petugas teknisi yang bertugas menjelaskan terkait pemantauan kondisi (Monitoring) Aloptama yang ada di Sta.Met Tjilik Riwut serta Aloptama pada cakupan wilayah Kalimantan Tengah berdasarkan monitoring jarak jauh menggunakan Dashboard digital. Pemeliharaan Aloptama dilaksanakan secara berkala untuk memastikan perangkat tersebut dalam kondisi prima dan dapat menghasilkan data yang akurat, baik itu pemeliharaan Aloptama di dalam Sta.Met maupun Aloptama yang berlokasi di luar Sta.Met. Kemudian, Kepala BMKG beserta Jajaran pimpinan mengunjungi Kantor layanan Klimatologi Kalimantan Tengah serta Gedung Radar Sta.Met Tjilik Riwut.
Setelah peninjauan selesai, acara dilanjutkan dengan Audiensi antara Kepala BMKG beserta jajaran pimpinan dengan seluruh Kepala Stasiun Meteorologi Kalimantan Tengah bersama seluruh Pegawai Tjilik Riwut. Acara dimulai oleh penyampaian profil Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut oleh Kepala Sta.Met Tjilik Riwut. Penyampaian ini dimulai dengan pengenalan Stasiun Meteorologi yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, dilanjutkan penjelasan dengan uraian Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut. Penyampaian ini disertai juga dengan penjelasan Aloptama yang tersedia di Sta.Met Tjilik Riwut, antara lain Radar Cuaca, Automatic Weather Station (AWS), Automatic Weather Observing System (AWOS), serta alat pengamatan konvensional. Selain penjelasan terkait Aloptama, dijelaskan juga jaringan pengamatan permukaan di Kalimantan Tengah baik jaringan penakar hujan konvensional serta jaringan pengamatan digital. Pada bagian akhir dijelaskan mengenai beberapa produk Layanan Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika. Pada akhir Audiensi para jajaran pimpinan memberi masukan yang bertujuan untuk menguatkan layanan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika di Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut.